UNDIKSHA MEMBANTU PENINGKATAN LITERASI DIGITAL BAGI KOMUNITAS KOLOK DI DESA BENGKALA-BULELENG

kolok;bengkal;literasidigital;buleleng;marjinal;tunarunguwicara

Desa Bengkala merupakan salah satu desa yang sangat unik di kecamatan Kubutambahan, kabupaten Buleleng, provinsi Bali, yang terkenal di manca negara dengan sebutan desa inklusif kolok (tuli bisu) Bengkala. Meskipun jumlah masyarakat penyandang disabilitas kolok (tuli bisu) hanya berjumlah mencapai 1,5% dari total keseluruhan penduduk, namun semua warga masyarakat di wilayah desa Bengkala diwajibkan menggunakan bahasa komunikasi isyarat kolok, bila ditempat itu hadir warga yang benar-benar kolok. Bahasa isyarat kolok yang digunakan adalah bahasa isyarat khas kolok Bengkala, yang berbeda dengan bahasa isyarat kolok di sekolah formal tuli bisu.  Jumlah komunitas tuli-bisu (kolok) sekitar 40 orang, 22 orang masyarakat , dan 18 orang laki-laki [1]. Komunitas kolok secara inklusif menjalani kehidupan dengan warga masyarakat non-kolok lainya menggunakan bahasa komunikasi isyarat kolok yang sangat unik.

Terdapat 25 warga kolok yang buta aksara, sedangkan dari warga non-kolok terdapat hampir 200 penduduk yang masih buta aksara. Permasalahan ini ditangani ole Undiksha melalui program Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) yang diketuai oleh A.A. Gede Yudha Paramartha, S.Pd, M.Pd,  dengan melaksanakan secara sistemik dan berjenjang pendidikan keaksaraan berbatuan digital berbasis keluarga. Dibuat 4 rombel kelompok belajar, dengan jumlah peserta masing-masing rombel sebanya 15-20 orang. Setiap rombel difasilitasi oleh 4-6 tentor belajar oleh dosen/mahasiswa. Proses belajar mengajar difasilitasi dengan perangkat teknologi digital Laptop dan Samsung Tab A7 Lite yang dibantu dari program PKM, sebanyak 4 unit. Komunitas kolok mulai  terbangun kesadaran dan pengetahuan dalam pemahaman potensi, kekuatan dan peluan usaha yang dapat dilakukan untuk memperbaiki kualitas hidup. Usaha produktif sebagian anggota komunitas kolok dalam kerajinan kayu telah dibantu seperangkat mesin gergaji sensor untuk mengeskalasi jasa dalam pengolahan kayu. Ketidaktersediaan listrik yang menghambat aktivitas komunitas kolok dalam membangun pilar-pilar literasi telah tersolusikan dengan penyediaan energi listrik dari PLTS dengan kapasitas 1300 watt yang dapat mengkover kebutuhan listrik 4 KK. Pendidikan keaksaraan dan literasi digital dilakukan dengan sistem rombel dalam 4 kelompok, yang dilaksanakan di setiap keluarga kolok yang masih buta aksara dengan menggunakan fasilitas gadget.

Ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya  disampaikan kepada Direktorat Riset, Teknologi, dan Pengabdian kepada Masyarakat. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, dan Universitas Pendidikan Ganesha atas dukungan pendanaan dalam membantu peningkatan literasi digital  komunitas kolok melalui program pemberdayaan kepada masyarakat. 

News & Events

PKM-PI “TICKENOP: TEKNOLOGI OTOMATISASI BERBASIS CLOSED-CHICKEN COOP PADA USAHA TERNAK “AYAM KAMPUNG JAYA” DI BULELENG-BALI”

Program Pelita Edukasi: TIM PKM-PM UNDIKSHA gelar pelatihan pembuatan media pembelajaran matematika berbasis Mixed Reality di SLB Negeri 2 Buleleng

TIM PKM-PM UNDIKSHA Bersama Guru SLB Negeri 2 Buleleng menghasilkan media Pop Up Mathematics Book berbasis Mixed Reality

UNDIKSHA MEMBANTU PENINGKATAN LITERASI DIGITAL BAGI KOMUNITAS KOLOK DI DESA BENGKALA-BULELENG

UNDIKSHA DAMPINGI USAHA KERAJINAN BAMBU DI DESA SIDETAPA-BALI

Website Resmi Pasraman

PPPI (Perkumpulan Pendidik Pasraman Indonesia) didirikan secara legal formal yaitu : 1) Akta Notaris No 13 Tanggal 03 Maret 2021, 2) Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia No.AHU-0009535.AH.01.07. TAHUN 2021 (Tentang Pengesahan Pendirian Perkumpulan Pendidik Pasraman Indonesia), 3) Tanda Daftar PPPI No. 1753/DJ.VI/BA.00/1/2022 dan NPWP 65.185.009.1-435.000 Website Resmi Pasraman.

Keanggotaan PPPI (Perkumpulan Pendidik Pasraman Indonesia) bersifat Nasional yang terdiri dari Pasraman Hindu seluruh Indonesia yang terdaftar beserta Tenaga Pendidik (Acarya).

Anggota PPPI dapat berasal dari berbagai profesi seperti Seniman, Mahasiswa, Dosen, Guru Agama Hindu yang terdaftar dalam Pasraman Hindu dan juga para Pendidik (Acarya) Pasraman Hindu.

Yang dapat menjadi anggota PPPI (Perkumpulan Pendidik Pasraman Indonesia) adalah sebagai berikut:

1. Para Pendidik Keagamaan Hindu di Pasraman formal dan non-formal serta tenaga Kependidikan.

2. Para ahli yang menjalankan pekerjaan Pendidikan Keagamaan Hindu.

3. Mereka yang menjabat pekerjaan di bidang Pendidikan Keagamaan Hindu.

4. Pensiunan sebagaimana dimkasud pada butir (a), (b), (c) yang tidak menyatakan dirinya keluar dari keanggotaan.

5. Para petugas lain yang erat kaitannya dengan tugas Pendidikan formal maupun non-formal.

6. Mereka yang berijazah Pendidikan Agama Hindu serta umum tetapi wajib beragama Hindu yang tidak bekerja di Bidang Pendidikan Agama Hindu.

IDENTITAS PPPI

1. PPPI (Perkumpulan Pendidik Pasraman Indonesia).

2. Anggota berasal dari Pasraman Hindu formal dan non-formal yang sudah terdaftar dalam PPPI.

3. Anggota PPPI memberikan kontribusi untuk meningkatkan eksistensi Pasraman, mengembangkan pengetahuan dan keilmuan berlandaskan ajaran agama Hindu.

4. Anggota PPPI diberikan kartu anggota (e-card) sebagai tanda bukti keanggotaan

5. PPPI memiliki logo dan motto sebagai identitas Organisasi

6. PPPI didirikan di Indonesia pada tanggal 03 Maret 2021.

VISI

Membangun Insan Pendidik beserta Tenaga Kependidikan yang cerdas, cakap, terampil, rukun, profesional dan sejahtera serta tanggap pada perkembangan Ilmu dan Teknologi berlandaskan ajaran Agama Hindu.

MISI

1. Meningkatkan pemahaman bidang keilmuan berlandaskan ajaran Agama Hindu.

2. Melaksanakan Bidang keilmuan demi kemajuan pasraman baik formal maupun non-formal  

3. Melaksanakan kegiatan pembinaan Pasraman baik formal maupun non-formal sesuai tugas pokok dan fungsi.

4. Meningkatkan kerukunan antar Pendidik Pasraman formal dan non-formal melalui kegiatan simakrama.

5. Meningkatkan profesionalisme kerja dalam menjalankan Tugas pokok dan fungsi.

6. Meningkatkan kwalitas dan mutu pendidikan kepada para Peserta Didik (Sisya) dari semua jenis dan tingkatan.

7. Meningkatkan Kompetensi Pendidik (Acarya) melalui kegiatan seminar, workshop dan diklat, baik yang dilaksanakan secara internal (dalam) maupun eksternal (luar) dan/atau pihak Pemerintah maupun swasta.

8. Meningkatkan kecerdasan serta kepekaan dan/atau tanggap dalam menghadapi tantangan Global dalam revolusi industry 4.0 dan society 5.0 berlandaskan pada Ilmu dan Teknologi yang berkembang.

TUJUAN

1. Mewujudkan cita-cita Proklamasi Kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia berlandaskan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.

2. Berperan aktif dalam mewujudkan tujuan nasional pendidikan yaitu mencerdaskan generasi bangsa dan membentuk Sumber Daya Manusia Indonesia seutuhnya yang beririsan dengan tujuan Direktorat Jendral Bimbingan Masyarakat Hindu Kementrian Agama Republik Indonesia yaitu untuk membentuk Generasi Emas Hindu (2045).

3. Menjaga, memelihara, memperjuangkan serta meningkatkan harkat dan martabat Pendidik serta tenaga kependidikan Pasraman formal dan non-formal dalam berbagai bidang baik Pendidikan Hindu, budaya, sosial, lingkungan dan keilmuan.

4. Meningkatkan rasa kebersamaan dan tanggung jawab sebagai Pendidik Pasraman baik formal dan non-formal.

5. Menumbuhkan semangat Pendidik Pasraman untuk meningkatkan kompetensi profesinya sebagai Pendidik serta Tenaga Kependidikan di Pasraman sebagai Tenaga Administrasi yang Profesional di bidangnya.

6. Membantu Pendidik Pasraman formal dan non formal untuk memperoleh layanan informasi kegiatan pelaksanaan pendidikan serta pengembangan karir.

7. Meningkatkan intensitas komunikasi dan tukar informasi di antara Pendidik serta Tenaga Kependidikan Pasraman formal dan non formal se-Indonesia.

8. Membantu Pemerintah dalam hal ini Direktorat Jendral Bimbingan Masyarakat Hindu untuk mensosialisasikan dan/atau mengaplikasikan seluruh kebijakan-kebijakan atau program kerja terkait dengan Pendidikan keagamaan Hindu pada Pasraman formal dan non-formal.

9. Mengembangkan ranah wawasan keilmuan serta inovasi dalam pembelajaran Pendidikan Pasraman dalam revolusi industry 4.0 dan society 5.0.

10. Memfasilitasi komunikasi dengan pihak terkait dalam hal solusi terhadap permasalahan data melalui system baik secara online maupun offline yang ada kaitannya dalam manajemen Pendidikan di Pasraman Hindu secara personal Pendidik dan Tenaga Kependidikannya serta Kelembagaan.

Iuran anggota per tahun dapat ditransfer melalui Rek ......... No. .................  atas nama Perkumpulan Pendidik Pasraman Indonesia (PPPI)

Pendaftaran anggota dapat dilakukan dengan mengisi formulir di link website ini Website Resmi Pasraman.