UNDIKSHA DAMPINGI PENANGANAN HAMA PERTANIAN BAWANG DENGAN SISTEM LIGHT PEST TRAP DI DESA SONGAN BALI

bawang;songan:teknologi;lightpesttrap;solarcell;LED

Desa Songan terletak di kawasan Gunung Batur di tepi danau Batur, Kintamani-Bangli. Pertanian bawang merah merupakan salah satu komoditas pertanian desa Songan. Identifikasi permasalahan yang dihadapi kelompok tani Bawang, yakni 1) pertanian diolah secara konvensional, 2) lemahnya kompetensi dalam budi daya tani pertanian organik. 3) sistem pengolahan pasca panen dan penjualan produk pasca panen. Undiksha melalui program pemberdayaan berbasis masyarakat, yang diketuai oleh Dr. Nia Erlina, S.Pd, M.Pd mendampingi kelompok tani bawang di desa Songan.  Solusi yang disepakati untuk peningkatakan produktivitas budi daya tani bawang adalah mengintroduksi TTG penanaman bawang merah,  instalasi sistem irigasi berbasis IoT, dan pemsasangan light pest trap. Pelaksanaan PKM menggunakan metode PALS, dengan tahapan: (1) penyadaran, (2) pengkapasitasan, (3) pendampingan atau pelembagaan.

Penanganan serangan hama daun tanaman bawang yang dikeluhkan petani bawang disolusikan dengan menginstalasi light pest trap berbasis solar cell, di sekitar kawasan lahan tanaman bawang Prinsip kerja alat ini adalah menjebak serangga dengan cahaya ungu/kuning ternyalakan  di malam hari oleh solar sell, kemudian serangga tertarik mendekati di sekitas nyala lampu, teragetasi panas lampu, akhirnya jatuh ke air dalam tempayan yang ditaruh di bawah lampu. Light Pest Trap merupakan sistem teknologi perangkap hama dengan memanfaatkan lampu dengan sumber energi listrik alternatif Solar Cell. Nyala lampu LED menstimuli dan menarik hama dan berkerumun dekat nyala lampu. Prinsip kerja dari sistem penjebak hama adalah dengan menarik hama mendekat cahaya lampu LED dan cahaya pantulan sinar lampu dari bak air, sehingga terperangkap di dalam sebuah wadah yang berisi air. Sumber listrik yang diterima oleh lampu LED sebagai alat perangkap hama berasal dari energi yang dihasilkan dari Solar Cell, sehingga dapat meminimalisir penggunaan listrik PLN serta perangkap yang lebih ramah lingkungan.

Sistem light pest trap berbasis solar cell didesain dan dibuat sederhana dengan harapan sistem dapat digunakan dengan mudah oleh petani dan sistem juga dapat tahan lama. Desain sistem light trap terdiri atas tiga bagian utama yaitu sistem panel surya, tiang penyangga dan wadah penjebak hama. Sistem panel surya terdiri atas lampu, baterai, sistem kontrol dan sel surya, sedangkan tiang penyangga terbuat dari besi tahan karat dengan diameter sekitar 5 cm, tebal 0,2 cm dan tinggi 270 cm. Wadah penjebak hama terdiri atas penyangga berupa keranjang dari besi dan penampung berbentuk gabungan bangun tabung dan kerucut dengan tinggi tabung 24 cm dan diameter 24 cm, sedangkan tinggi kerucut 16 cm dan diameter 24 cm yang disusun seperti yang ditunjukkan pada Gambar 1. Pada sistem ini panel surya yang digunakan 100 Wp monocrystalin, baterai 40 Ah dan lampu LED 12 watt.

 Ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya  disampaikan kepada Direktorat Riset, Teknologi, dan Pengabdian kepada Masyarakat. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi dan Universitas Pendidikan Ganesha, atas dukungan program dan  pendanaan dalam membantu kapasitas produksi tanaman bawang melalui program pemberdayaan kepada masyarakat.

News & Events

PKM-PI “TICKENOP: TEKNOLOGI OTOMATISASI BERBASIS CLOSED-CHICKEN COOP PADA USAHA TERNAK “AYAM KAMPUNG JAYA” DI BULELENG-BALI”

Program Pelita Edukasi: TIM PKM-PM UNDIKSHA gelar pelatihan pembuatan media pembelajaran matematika berbasis Mixed Reality di SLB Negeri 2 Buleleng

TIM PKM-PM UNDIKSHA Bersama Guru SLB Negeri 2 Buleleng menghasilkan media Pop Up Mathematics Book berbasis Mixed Reality

UNDIKSHA MEMBANTU PENINGKATAN LITERASI DIGITAL BAGI KOMUNITAS KOLOK DI DESA BENGKALA-BULELENG

UNDIKSHA DAMPINGI USAHA KERAJINAN BAMBU DI DESA SIDETAPA-BALI

Website Resmi Pasraman

PPPI (Perkumpulan Pendidik Pasraman Indonesia) didirikan secara legal formal yaitu : 1) Akta Notaris No 13 Tanggal 03 Maret 2021, 2) Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia No.AHU-0009535.AH.01.07. TAHUN 2021 (Tentang Pengesahan Pendirian Perkumpulan Pendidik Pasraman Indonesia), 3) Tanda Daftar PPPI No. 1753/DJ.VI/BA.00/1/2022 dan NPWP 65.185.009.1-435.000 Website Resmi Pasraman.

Keanggotaan PPPI (Perkumpulan Pendidik Pasraman Indonesia) bersifat Nasional yang terdiri dari Pasraman Hindu seluruh Indonesia yang terdaftar beserta Tenaga Pendidik (Acarya).

Anggota PPPI dapat berasal dari berbagai profesi seperti Seniman, Mahasiswa, Dosen, Guru Agama Hindu yang terdaftar dalam Pasraman Hindu dan juga para Pendidik (Acarya) Pasraman Hindu.

Yang dapat menjadi anggota PPPI (Perkumpulan Pendidik Pasraman Indonesia) adalah sebagai berikut:

1. Para Pendidik Keagamaan Hindu di Pasraman formal dan non-formal serta tenaga Kependidikan.

2. Para ahli yang menjalankan pekerjaan Pendidikan Keagamaan Hindu.

3. Mereka yang menjabat pekerjaan di bidang Pendidikan Keagamaan Hindu.

4. Pensiunan sebagaimana dimkasud pada butir (a), (b), (c) yang tidak menyatakan dirinya keluar dari keanggotaan.

5. Para petugas lain yang erat kaitannya dengan tugas Pendidikan formal maupun non-formal.

6. Mereka yang berijazah Pendidikan Agama Hindu serta umum tetapi wajib beragama Hindu yang tidak bekerja di Bidang Pendidikan Agama Hindu.

IDENTITAS PPPI

1. PPPI (Perkumpulan Pendidik Pasraman Indonesia).

2. Anggota berasal dari Pasraman Hindu formal dan non-formal yang sudah terdaftar dalam PPPI.

3. Anggota PPPI memberikan kontribusi untuk meningkatkan eksistensi Pasraman, mengembangkan pengetahuan dan keilmuan berlandaskan ajaran agama Hindu.

4. Anggota PPPI diberikan kartu anggota (e-card) sebagai tanda bukti keanggotaan

5. PPPI memiliki logo dan motto sebagai identitas Organisasi

6. PPPI didirikan di Indonesia pada tanggal 03 Maret 2021.

VISI

Membangun Insan Pendidik beserta Tenaga Kependidikan yang cerdas, cakap, terampil, rukun, profesional dan sejahtera serta tanggap pada perkembangan Ilmu dan Teknologi berlandaskan ajaran Agama Hindu.

MISI

1. Meningkatkan pemahaman bidang keilmuan berlandaskan ajaran Agama Hindu.

2. Melaksanakan Bidang keilmuan demi kemajuan pasraman baik formal maupun non-formal  

3. Melaksanakan kegiatan pembinaan Pasraman baik formal maupun non-formal sesuai tugas pokok dan fungsi.

4. Meningkatkan kerukunan antar Pendidik Pasraman formal dan non-formal melalui kegiatan simakrama.

5. Meningkatkan profesionalisme kerja dalam menjalankan Tugas pokok dan fungsi.

6. Meningkatkan kwalitas dan mutu pendidikan kepada para Peserta Didik (Sisya) dari semua jenis dan tingkatan.

7. Meningkatkan Kompetensi Pendidik (Acarya) melalui kegiatan seminar, workshop dan diklat, baik yang dilaksanakan secara internal (dalam) maupun eksternal (luar) dan/atau pihak Pemerintah maupun swasta.

8. Meningkatkan kecerdasan serta kepekaan dan/atau tanggap dalam menghadapi tantangan Global dalam revolusi industry 4.0 dan society 5.0 berlandaskan pada Ilmu dan Teknologi yang berkembang.

TUJUAN

1. Mewujudkan cita-cita Proklamasi Kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia berlandaskan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.

2. Berperan aktif dalam mewujudkan tujuan nasional pendidikan yaitu mencerdaskan generasi bangsa dan membentuk Sumber Daya Manusia Indonesia seutuhnya yang beririsan dengan tujuan Direktorat Jendral Bimbingan Masyarakat Hindu Kementrian Agama Republik Indonesia yaitu untuk membentuk Generasi Emas Hindu (2045).

3. Menjaga, memelihara, memperjuangkan serta meningkatkan harkat dan martabat Pendidik serta tenaga kependidikan Pasraman formal dan non-formal dalam berbagai bidang baik Pendidikan Hindu, budaya, sosial, lingkungan dan keilmuan.

4. Meningkatkan rasa kebersamaan dan tanggung jawab sebagai Pendidik Pasraman baik formal dan non-formal.

5. Menumbuhkan semangat Pendidik Pasraman untuk meningkatkan kompetensi profesinya sebagai Pendidik serta Tenaga Kependidikan di Pasraman sebagai Tenaga Administrasi yang Profesional di bidangnya.

6. Membantu Pendidik Pasraman formal dan non formal untuk memperoleh layanan informasi kegiatan pelaksanaan pendidikan serta pengembangan karir.

7. Meningkatkan intensitas komunikasi dan tukar informasi di antara Pendidik serta Tenaga Kependidikan Pasraman formal dan non formal se-Indonesia.

8. Membantu Pemerintah dalam hal ini Direktorat Jendral Bimbingan Masyarakat Hindu untuk mensosialisasikan dan/atau mengaplikasikan seluruh kebijakan-kebijakan atau program kerja terkait dengan Pendidikan keagamaan Hindu pada Pasraman formal dan non-formal.

9. Mengembangkan ranah wawasan keilmuan serta inovasi dalam pembelajaran Pendidikan Pasraman dalam revolusi industry 4.0 dan society 5.0.

10. Memfasilitasi komunikasi dengan pihak terkait dalam hal solusi terhadap permasalahan data melalui system baik secara online maupun offline yang ada kaitannya dalam manajemen Pendidikan di Pasraman Hindu secara personal Pendidik dan Tenaga Kependidikannya serta Kelembagaan.

Iuran anggota per tahun dapat ditransfer melalui Rek ......... No. .................  atas nama Perkumpulan Pendidik Pasraman Indonesia (PPPI)

Pendaftaran anggota dapat dilakukan dengan mengisi formulir di link website ini Website Resmi Pasraman.